Hotel di Bandung berbagi info tentang Gempa Aceh berskala 7,2 skala Richter yang berpusat di Pulau Sinabang, Rabu (7/4) pagi, tak menganggu fasilitas Bandar Udara Lasikin, Sinabang, Kabupaten Simeuleu, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Bandara Lasikin yang hanya didarati pesawat berbadan kecil, masih dapat dioperasikan.
Kepala Dinas Operasional Pangkalan Udara Medan, Letnan Kolonel (Pnb) Eduard Wisnu Murendro, mengungkapkan dari hasil pengamatan dari udara, Rabu (7/4) sore, keadaan Pulau Sinabang, Kabupaten Semeuleu, tidak parah. ”Bandara Lasikin bisa dioperasikan. Bahkan tadi pesawat Susi Air berada di bandara,” kata Eduard saat dikonfirmasi Tempo.
Eduard beserta beberapa juru kamera, dengan menggunakan pesawat Foker 27 memantau lokasi terkena Gempa. ”Melakukan pemotretan dari udara,” kata Eduard. Hasilnya, lanjut dia, tidak ada kerusakan yang parah. ”Hasil pemotretan ini akan diteliti lagi dan dikirim ke Mabes TNI AU,” ujar Eduard.
Berdasarkan laporan pihak kepolisian setempat, ujar Eduard, korban yang luka 22 orang. ”Empat di antaranya mengalami luka berat karena saat gempa terjadi terlalu panik,” kata dia.
No comments:
Post a Comment